Toko Perlengkapan Bayi dan Ibu Hamil

  • Perlu bantuan   (021) 3500 222

Lihat Keranjang Belanja
IDR 0 (0 barang)

Anda tidak memiliki item di keranjang belanja.

GRATIS Ongkir* untuk Pembelanjaan min IDR 1.000.000*

Tips Menggunakan Bouncer Bayi Agar Buah Hati Aman dan Nyaman

Bagi Anda yang baru saja menjadi seorang ibu, tentu selalu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati. Akan tetapi terkadang menjadi seorang ibu baru membuat anda kerepotan dan kelelahan. Terlebih lagi jika harus selalu menggendong buah hati ketika ia menangis. Oleh karena itu, untuk mempermudah aktivitas merawat buah hati, kini telah hadir bouncer bayi.

Bouncer bayi mulai banyak dipakai oleh para ibu-ibu agar buah hati yang baru lahir bisa tetap terjaga dengan baik. Hal ini bertujuan untuk menggantikan kebiasaan menggendong si kecil. Akan tetapi pemakaian bouncer bayi terkadang masih menimbulkan rasa khawatir jika tiba-tiba buah hati terjatuh. Berikut ini akan dijelaskan tips menggunakan bouncer bayi agar buah hati tetap aman dan nyaman.

  1. Bidang Datar
    Pastikan bidang atau lantai sebagai tempat peletakan bouncer bayi memiliki permukaan yang datar. Tujuannya agar bouncer tetap seimbang dan tidak mudah miring atau berubah posisi. Bidang yang datar akan membuat bouncer tetap aman ketika efek geraknya diaktifkan.

  2. Tali Pengaman
    Pastikan untuk memilih bouncer bayi dengan tali yang kuat dan terbuat dari bahan yang lembut. Tali ini sangat berfungsi untuk menjaga posisi tubuh buah hati serta sebagai langkah aman agar buah hati tidak terjatuh. Dalam memasang tali bouncer, berikan kelonggaran agar tubuh buah hati tidak merasa terdesak namun pastikan posisi tali aman untuk menjaga buah hati.

  3. Bayi Bergerak
    Saat berada di atas bouncer bayi, biasanya buah hati akan melakukan gerakan-gerakan kecil atau bahkan gerakan yang bisa berbahaya. Untuk mencegah bouncer tidak miring atau terbalik, maka pilihlah bouncer bayi yang pondasinya terbuat dari karet. Bahan karet sebagai pondasi akan membuat bouncer dapat berdiri dengan kuat dan tidak mudah berubah posisi.

  4. Jari Terjepit
    Ketika mengunci bayi pada bouncer, pastikan tidak ada celah yang bisa membuat jari si bayi terjepit. Gerakan bayi yang terkadang spontan membuat Anda harus selalu waspada ketika menaruhnya diatas bouncer bayi.

  5. Pindahkan
    Sebaiknya jangan meletakkan buah hati terlalu lama di bouncer. Jika buah hati sudah mulai tertidur dengan nyenyak maka Anda bisa segera memindahkannya ke box bayi atau ke kamar.

  6. Perhatikan Penggunaan bouncer bayi
    Penggunaan bouncer juga dibatasi oleh usia dan berat badan buah hati. Jika buah hati telah berusia 9 bulan (dengan berat maksimal 9kg; walaupun ada beberapa bouncer yang dapat digunakan oleh si kecil dengan berat maksimal 18kg) maka sebaiknya jangan menggunakan bouncer bayi untuknya. Semakin bertambah usia maka gerakan buah hati juga semakin banyak sehingga lebih beresiko jika diletakkan di bouncer.

  7. Jangan Tinggalkan Begitu Saja
    Jika Anda sedang meletakkan buah hati di bouncer bayi, bukan berarti Anda bisa meninggalkannya begitu saja. Meskipun diletakkan di bouncer namun Anda harus tetap melakukan pengawasan agar buah hati tetap aman dan nyaman.


Demikianlah penjelasan mengenai tips menggunakan bouncer bayi agar buah hati aman dan nyaman. Tips yang telah dijelaskan di atas bisa menjadi masukan dan pertimbangan bagi Anda yang masih ragu untuk menggunakan bouncer. Menggunakan bouncer untuk buah hati memang tidak ada salahnya namun perlu tetap dalam pengawasan.

Belanja perlengkapan bayidan baju hamil di mothercare dapatkan diskon dan gratis biaya pengiriman

Toko Perlengkapan Bayi

Baju hamil

Pakaian Bayi

Toko Perlengkapan Bayi